Terinpirasi Atlet Olimpiade
FIKA Wulan Febrianti merupakan perempuan yang aktif di dunia olahraga bulu tangkis. Kegemarannya dengan olahraga tersebut sudah dirasanya sejak duduk dibangku sekolah dasar. Hingga, saat ini dia terus aktif bermain bulu tangkis.
Sebut Banyak Mengandung makna dan Manfaat
olahraga yang disebut batminton ini merupakan olhraga yang dinikmati banyak orang. Bahkan akhir-akhir ini Indonesia berhasil meraih medali emas di olimpiade.Prestasi itulah yang menjadikan Fika panggilan akrabnya, tergetar hatinya untuk ikut bermain badminton. "Senang saja lihat banayak atlet bulutangkis," katanya.
Saat ini fika telah bergabung dengan salah satu klub bulu tangkis di Lumajang. Hal itu dilakukannya, lantaramn ingin serius melakukan latihan dengan jenis olahraga yang digemarinya sejak kecil.
Dalam klub ysang diikutinya tersebut, dia mengakui ada banayk ilmu yang didapat. Mulai daribertahan dan tentunya juga cara menyerang. "Ilmu-ilmu dasar seperti emas dan service dan lain sebagainya," jelasnya.
Fika merupakan anak perempuan dari pasangan Satuhan dan Ponimah. Sejak aktif didunia bulutangkas orang tuanya sama sekali tidak melarang kegiatan Fika untuk berolahraga.
"Orang tua malah dukung sekali dengan kegiatan olhraga yang saya lakukan," akuny. Sehinggatidak jarang setiap kali berangkat berlatih Fika selalu diantar dan dijemput oleh orang tuanya.
Bukannya ingin merepotkan orang tua. Melainkan, hal itu dilakukan karena menginginkan anaknya serius dalam berlatih. Sehingga, semanagt tidak hanya tumbuh dari pribadi, melainkan juga tumbuh dari lingkunagn sekitar.
Perempuan yang lahirdi Lumajang 11 Februari 2002 ini, mengaku senang dengan bulu tangkis. Banyak pengalaman yang bisa diambil ketika bermain bulu tangkis. "Banyak pengalaman dan ilmu yang bisa diambil," katanya.
Dia menambahkan, seperti bermain bulu tangkis ganda disana akan mendapat pelajaran bagaimana cara menyimbangkan permainan dengan teman satu tim. Menjaga kekompakan dalam permainan harus diutamakan.
Kemudian permainan tunggal. Kita diajarkan untuk bisa pribadi yang kuat. Menjaga agar bola tidak jatuh didaerah sendiri merupakan sebuah perjuangan. "Banyakk yang bisa diambil jika mau melaukan hal itu fdengan baik dan benar," terangnya.(mar)
Sumber: Jawa Pos Radar Semeru, Kamis 25 Agustus 2016

Komentar
Posting Komentar